Pertempuran berlanjut di Aleppo, belasan orang tewas

Sumber gambar, Reuters
Belasan orang dilaporkan tewas dalam pertarungan sengit di Aleppo antara pasukan pemerintah Suriah dan pemberontak.
Kelompok pemberontak sempat bergerak maju ke distrik-distrik di sebelah barat kota yang dikuasai pemerintah, namun dipukul kembali pada Rabu (04/05) pagi, seperti dikatakan badan Pengamat Suriah untuk Hak Asasi, SOHR.
Ditambahkan bahwa pertempuran di Aleppo belakangan ini merupakan yang paling sengit selama setahun belakangan.
Pertempuran marak di tengah-tengah upaya Amerika Serikat dan Rusia untuk memasukkan Aleppo ke dalam gencatan senjata sementara yang sedang diterapkan di beberapa tempat lain di Suriah.
- <link type="page"><caption> Saran untuk tidak sembahyang Jumat di Aleppo</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160429_dunia_suriah" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Serangan udara menghantam rumah sakit di Aleppo</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160428_dunia_aleppo_msf" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, AFP
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mememperkirakan keputusan segera dicapai untuk memperluas 'sistem tenang' yang dinyatakan pada Sabtu (30/04) oleh pemerintah untuk ibukota Damaskus dan sekitarnya serta di Provinsi Latakia.
Bagaimanapun gencatan senjata sementara di Damaskus berakhir pada Selasa (03/04) tengah malam dan dilaporkan sudah terjadi pertempuran baru dan serangan udara di kawasan Ghouta.

Sumber gambar, Reuters
Peningkatan perang di Aleppo dalam waktu dua pekan belakangan sudah menewaskan lebih dari 300 orang dan ambruknya gencatan senjata secara nasional selama sembilan minggu.
Koalisi pemberontak di bawah bendera Fatah Halab melancarkan serangan atas posisi pemerintah di Aleppo pada Selasa malam, antara lain membom sebuah terowongan.
Selain pertempuran darat, pasukan pemerintah juga dilaporkan melancarkan serangan udara.
Media resmi pemerintah melaporkan pasukan berhasil menangkis serangan atas kawasan pinggiran kota yang mereka kuasai.
Pekan lalu, Dewan Agama Aleppo untuk pertama kalinya meminta warga untuk tidak melakukan salat Jumat karena khawatir terkena imbas dari pertempuran yang meningkat.









