Vietnam memprotes kematian misterius ikan

Ratusan orang menggelar protes, yang biasanya jarang terjadi di Vietnam, untuk menentang kematian massal ikan di daerah pesisir Vietnam tengah.
Ikan mati dalam jumlah besar dapat ditemukan di pesisir sepanjang 200km sejak awal April.
Sebelumnya muncul tudingan bahwa perusahaan Taiwan, Formosa Plastics, yang memproduksi besi berada di balik kematian ikan secara massal ini, tetapi penyelidikan yang dilakukan pemerintah tak menemukan keterkaitan.
Namun banyak demonstran, yang menggelar aksi di Hanoi pada Minggu (01/05), tetap menyalahkan perusahaan itu. Di antara plakat yang mereka bawa berbunyi "Formosa Keluar", dan "Formosa menghancurkan lingkungan adalah kejahatan" serta "Siapa yang meracuni perairan kawasan tengah?"

Sumber gambar, AFP

Sebelumnya Menteri Lingkungan Vietnam Tran Hong Ha mengatakan kematian ikan secara massal adalah "bencana lingkungan yang sangat besar dan serius" dan mengakui pemerintah lambat bertindak.
Ditambahkannya Formosa Plastics diperintahkan untuk menggali pipa limbah gelap di lingkungan pabriknya.
Perusahaan Taiwan itu menegaskan tak ada bukti yang mengaitkan pipa limbah dengan kematian ikan.
Akibat persoalan ini, nelayan yang berada di kawasan terdampak dilarang menjual hasil tangkapannya. Namun sejumlah pejabat yang mengurus industri perikanan mengatakan ekspor perikanan tak akan terganggu.









