Korea Selatan: Korea Utara siapkan uji coba nuklir baru

Sumber gambar, GeoEye
Korea Selatan telah mencium tanda-tanda bahwa Korea Utara tengah mempersiapkan uji coba nuklir kelima, kata Presiden Park Geun-hye.
Dia tidak merinci tanda-tanda apa yang menunjukkan adanya uji coba nuklir, tapi dia sudah memerintahkan militer Korea Selatan untuk bersiap, lapor kantor berita Yonhap.
Peringatan ini muncul setelah adanya berbagai laporan di media lokal tentang peningkatan aktivitas di lokasi uji coba nuklir di Punggye-ri, tempat uji coba nuklir dilakukan sebelumnya.
- <link type="page"><caption> Korut 'uji coba mesin rudal jarak jauh'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160409_dunia_korut_tes_mesinrudal" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Korea Utara tembakkan rudal balistik ke laut</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160318_dunia_korut_ujibalistik" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Kim Jong-un klaim Korut segera uji hulu ledak nuklir</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160314_dunia_korut_tes_nuklir" platform="highweb"/></link>
Sebuah uji coba baru akan merupakan tantangan lebih lanjut terhadap sanksi keras yang diberlakukan oleh PBB bulan lalu.
"Kita berada dalam sebuah situasi, di mana kami tidak tahu apakah Korea Utara menggelar provokasi sebagai langkah untuk mengatasi pengucilan negeri itu di masyarakat internasional atau untuk mengkonsolidasikan persatuan dalam negeri," kata presiden Park Geun-hye seperti diungkapkan penasihat utamanya, lapor kantor berita Yonhap.

Sumber gambar, Associated Press
Pada bulan Januari, Korea Utara melakukan uji coba nuklir keempat, disusul sebuah peluncuran roket sebulan kemudian, yang meningkatkan ketegangan di semenanjung itu.
Para pengamat sudah mengatakan uji coba lainnya mungkin akan mereka lakukan menjelang kongres Partai Pekerja di Pyongyang pada bulan Mei.
Para ahli meyakini Korea Utara tidak memiliki teknologi untuk peluru kendali nuklir antarbenua - meskipun negara itu telah mencapai kemajuan pada program senjata nuklirnya dalam beberapa tahun terakhir.









