Perdagangan pertama di Bursa Saham Yangon

Bursa saham Yangon

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, 'Hari yang besar' bagi Myanmar yang sedang berada dalam proses transisi politik.

Bursa saham Myanmar mulai melakukan perdagangan pertama, Jumat 25 Maret, bersamaan dengan reformasi politik dan ekonomi yang bergulir di negara itu.

Namun para investor baru bisa membeli saham dari satu perusahaan saja, FMI, dan terbatas hanya untuk warga Myanmar.

Maung Maung Thein, Kepala Komisi Bursa dan Surat Berharga Myanmar, menyebut perdagangan pertama di Bursa Saham Yangon sebagai 'hari yang besar' bagi Myanmar.

  • <link type="page"><caption> Calon menteri keuangan Myanmar bergelar PhD palsu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160323_dunia_myanmar_kabinet" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Aung San Suu Kyi menjadi menteri dalam kabinet baru Myanmar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160322_dunia_suu_kyi_masuk_kabinet" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Myanmar pilih presiden baru, 'hubungan dengan Indonesia semakin intensif'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160314_dunia_myanmar_indonesia_hubungan" platform="highweb"/></link>

"Kami sekarang bisa dengan bangga dan berani mengatakan kepada dunia bahwa kami bukan lagi bangsa terbelakang," tegasnya saat meresmikan perdagangan saham pertama di kota Yangon, yang dulu disebut Rangoon.

Bursa saham Yangon

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Baru satu perusahaan, FMI, yang terdaftar di Bursa Saham Yangon.

Wartawan BBC Seksi Myanmar di Bangkok melaporkan akan lebih banyak perusahaan yang mendaftar di Bursa Saham Yangon dan salah satunya adalah Thilawa Special Economic Zone, yang didukung perusahaan Jepang.

Myanmar sedang berada dalam masa transisi dari pemerintah militer ke sipil, setelah partai pimpinan Aung San Suu Kyi, NLD, meraih kemenangan dalam pemilihan umum November lalu.

Pekan depan pemerintahan baru hasil pemilihan umum dengan presiden sipil Htin Kyaw akan dilantik karena Suu Kyi dilarang menjadi presiden oleh konstitusi.

Bagaimanapun sebelumnya Suu Kyi -yang antara lain menjabat Menteri Luar Negeri selain menteri senior yang membawahi empat kementrian- pernah mengatakan 'dia berada di atas presiden'.