Keterkaitan virus Zika dan microcephaly makin kuat

Tim peneliti Universitas PUC-Parana mendapati bukti-bukti baru yang mengaitkan virus Zika dan microcephaly pada bayi.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Tim peneliti Universitas PUC-Parana mendapati bukti-bukti baru yang mengaitkan virus Zika dan microcephaly pada bayi.

Bukti-bukti baru yang mengaitkan virus Zika dan kelainan otak pada bayi baru lahir telah ditemukan, ujar sekelompok ilmuwan Brasil.

Keterkaitan itu tampak ketika tim peneliti Universitas PUC-Parana mendapati virus Zika dalam otak dua bayi yang baru lahir dan hanya bertahan hidup selama 48 jam.

Kedua bayi tersebut adalah bagian dari upaya pemantuan tim peneliti terhadap 10 perempuan mengandung di Negara Bagian Paraiba, wilayah kedua terparah paparan virus Zika di Brasil.

Salah satu ilmuwan dalam tim peneliti, Dr Adriana Melo, mengatakan kepada BBC bahwa kasus-kasus di bagian timur laut Brasil “tidak pernah microcephaly saja”, namun mencakup juga berbagai kelainan otak seperti kerenggangan celah dalam otak, akumulasi kalsium dalam otak, dan kekakuan sendi.

Virus Zika disebarkan nyamuk Aedes aegypti.

Sumber gambar, Thinkstock

Keterangan gambar, Virus Zika disebarkan nyamuk Aedes aegypti.

Temuan tersebut, sebagaimana dilaporkan wartawan BBC di Rio de Janeiro, Julia Carneiro, menambah kuat keterkaitan antara virus Zika dan <link type="page"><caption> microcephaly atau penyusutan otak</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/02/160202_majalah_jurnalis_zika_mikrosefali" platform="highweb"/></link>. Pekan lalu, sejumlah ilmuwan dari Amerika Serikat dan Slovenia mendeteksi virus Zika pada bayi-bayi yang mengidap <italic>microcephaly</italic>.

Sejauh ini, <link type="page"><caption> Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menyatakan bahwa virus Zika menyebabkan microcephaly</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160201_dunia_zika_who" platform="highweb"/></link>. Hanya saja, organisasi itu menyatakan keduanya diduga terkait.

Brasil adalah negara yang paling banyak memiliki kasus microcephaly pada bayi. Sampai saat ini, negara tersebut memiliki 460 kasus microcephaly dan sedang menyelidiki 3.850 lainnya yang baru masuk tahap dugaan.

Virus Zika telah menyebar ke 20 negara di Benua Amerika, terutama di Brasil.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Virus Zika telah menyebar ke 20 negara di Benua Amerika, terutama di Brasil.

Selain di Brasil, <link type="page"><caption> virus Zika telah menyebar ke 20 negara di Benua Amerika</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160125_majalah_zika" platform="highweb"/></link>. Kolombia adalah salah satunya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Kolombia, Alejandro Gaviria, mengatakan ada <link type="page"><caption> “hubungan kausalitas” antara Zika dan sindrom Guillain-Barre</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160206_dunia_kolombia_zika_saraf" platform="highweb"/></link>, sindrom yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang bagian dari sistem saraf.