Turki mendakwa dua pria terkait tewasnya pengungsi Alan Kurdi

Sumber gambar, AFP
Dua pria diadili di Turki dengan dakwaan terkait tewasnya pengungsi anak laki-laki Suriah berusia tiga tahun, Alan Kurdi, dan empat orang lainnya.
Keduanya, Muwafaka Alabash dan Asem Alfrhad, merupakan warga Suriah dan didakwa dengan penyelundupan manusia.
Alan Kurdi tenggelam ketika bersama keluarganya sedang berupaya untuk mencapai daratan Yunani.

Sumber gambar, Rohit Chawla India Today AP
<link type="page"><caption> Foto jenazahnya yang terbaring di pantai setelah terbawa ombak pada awal September</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150905_dunia_alankurdi_dimakamkan" platform="highweb"/></link> tahun lalu mengejutkan banyak pihak dan sekaligus pula mengangkat perhatian dunia pada masalah krisis pengungsi Suriah.
Seniman terkenal Cina, Ai Weiwei, juga ikut mengangkat kisah tragis bocah tersebit lewat <link type="page"><caption> fotonya dengan pose yang meniru poisisi jenazah Alan Kurdi.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/02/160201_majalah_suriah_aiweiwei" platform="highweb"/></link>
Sepanjang tahun 2015 lalu, diperkirakan lebih dari satu juta pengungsi dari Suriah, Irak, dan Afghanistan menempuh perjalanan berbahaya -antara lain lewat laut- untuk mencapai Eropa.

Sumber gambar, Getty
Alan Kurdi meninggal bersama abangnya -Galip yang berusia lima tahun- dan ibunya saat kapal yang mereka tumpangi tenggelam di dekat Pulau Kos, Yunani.
Kantor berita Turki, Dogan, melaporkan ayah Alan, Abdullah Kurdi, yang selamat dari kecelakaan kapal tersebut juga diadili secara in absentia dan diduga sudah berada di luar Turki.
Namun belum jelas dakwaan yang diajukan kepadanya.









