'Kesalahan pengawas' dalam tabrakan kereta Jerman dibantah

jerman

Sumber gambar, AFP Getty

Keterangan gambar, Menteri Negara Bavaria, Horst Seehofer (tengah) mengunjungi tempat kecelakaan kereta.

Polisi Jerman menolak spekulasi laporan bahwa pengawas jalur mematikan sistem pengamanan otomatis tidak lama sebelum dua kereta penumpang bertabrakan di Bavaria.

Sepuluh orang tewas, beberapa lainnya terluka dengan 18 diantaranya cedera parah karena kejadian itu.

Sebuah laporan yang belum dipastikan mengisyaratkan sistem rem otomatis dimatikan agar salah satu kereta dapat mengejar waktu.

Tetapi seorang juru bicara polisi membantah teori tersebut sebagai 'sama sekali spekulasi'.

"Kami membantah itu," kata seorang juru bicara kepada media setempat, Bayerischer Rundfunk.

Kereta api Jerman

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Saat tabrakan, kereta dilaporkan dalam kecepatan 100km/jam.

Sistem rem -yang seharusnya bekerja ketika sebuah kereta melewati lampu merah- dipasang setelah kecelakaan tahun 2011 di Magdeburg, tempat kecelakaan yang menewaskan 10 orang

Sejumlah laporan media Jerman mengisyaratkan pada keadaan luar biasa sistem otomatisasi dapat diabaikan staf kereta.

Kesalahan manusia masih menjadi pusat penyelidikan sebagai kemungkinan penyebab <link type="page"><caption> bencana yang terjadi pada jalur kereta satu jalur pada Senin pagi (Senin, 8 Februari) di dekat Bad Aibling</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2016/02/160209_foto_kereta_jerman" platform="highweb"/></link>, sekitar 60m selatan Muenchen.

Menteri perhubungan Jerman mengatakan kereta bertabrakan ketika melaju dengan kecepatan 100km/jam sampai tim penolong bekerja selama berjam-jam untuk membebaskan korban dari puing kereta.