Pengamanan diperketat di Cologne menjelang karnaval

cologne

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Cologne menempatkan 2.500 perwira polisi di jalan-jalan bagi karnaval selama seminggu.

Kota Cologne, Jerman, meningkatkan pengamanan menjelang karnaval tahunan kota itu, setelah sejumlah perempuan mengalami penyerangan seksual dan perampokan saat Tahun Baru 2016.

Kota di Jerman barat itu <link type="page"><caption> menempatkan 2.500 perwira polisi di jalan-jalan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160201_dunia_cologne_karnaval" platform="highweb"/></link> bagi acara selama seminggu itu.

Jerman dikejutkan oleh penyerangan pada malam Tahun Baru 2016. Pihak yang terutama dianggap bertanggung jawab adalah para migran.

Banyak perempuan menjadi korban, tetapi skala penyerangan baru diketahui beberapa hari kemudian.

Dalam kejadian terpisah, polisi menangkap dua orang yang diduga milisi berhaluan Islam.

Mereka adalah bagian dari empat orang yang diduga terkait dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Operasi dilakukan pada hari Kamis (04/02) di Berlin, Lower Saxony dan North Rhine-Westphalia.

Penyerangan pada perayaan Tahun Baru memicu ketidaknyamanan Jerman terhadap gelombang pencari suaka.

Migrasi ke Jerman dari luar Uni Eropa melonjak menjadi 1,1 juta tahun lalu.

Serangan Cologne menjadi salah satu penyebab anjloknya dukungan terhadap Kanselir Angela Merkel.

Polisi juga akan ditempatkan di "Pos Keamanan" baru bagi perempuan di dekat Katedral Cologne, daerah di mana sebagian besar penyerangan terjadi para perayaan pergantian tahun.