Gui Minhai muncul di stasiun TV pemerintah Cina

Gui Minhai

Sumber gambar, CCTV

Keterangan gambar, Gui Minhai mengaku mengambil tanggung jawab hukum dan siap menerima hukuman apa pun.

Seorang penerbit buku Hong Kong yang hilang Oktober lalu muncul di stasiun TV pemerintah Cina dan mengaku menyerahkan diri secara sukarela.

Gui Minhai mengatakan menyerahkan diri setelah dicari-cari selama 12 tahun karena bersalah menyetir sambil mabuk dan menewaskan seseorang mahasiswi perempuan.

Warga Swedia itu merupakan salah seorang dari lima penjual buku yang beberapa waktu belakangan hilang.

Pekan lalu, ribuan warga Hong Kong turun ke jalan memprotes kehilangan kelima orang itu, yang diduga bermotif politik.

Hong Kong

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Unjuk warga Hong Kong rasa menentang hilangnya lima orang.

Kelima orang yang hilang merupakan pekerja di Mighty Current <link type="page"><caption> maupun di toko buku kecil Causeway Bay,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160101_dunia_hongkong_hilang" platform="highweb"/></link> yang terkenal menjual buku-buku yang kritis atas pemerintah Beijing dan dilarang dijual di Cina.

Kantor berita resmi Cina, Xinhua, mengatakan Gui yang berusia 51 tahun terlibat dalam kecelakaan sebuah mobil di Ningbo.

"Saya mengambil tanggung jawab hukum saya dan siap untuk menerima hukuman apa pun," katanya kepada CCTV, seperti dikutip Xinhua.

Gui merupakan pemilik perusahaan penerbitan Mighty Current di Hong Kong dan tidak muncul kembali setelah liburan di Thailand, Oktober tahun lalu.

Para pegiat yakin dia secara gelap ke Cina terkait sebuah buku yang belum diterbitkan tentang kehidupan pribadi Presiden Cina, Xi Jinping.