Iklan Donald Trump berisi larangan Muslim masuk ke AS

Donald Trump

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Donald Trump menganggarkan dana tak kurang dari US$2 juta per pekan untuk kampanye melalui televisi.

Iklan pertama bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, berisi seruan larangan warga Muslim masuk ke Amerika.

Materi iklan ini merupakan <link type="page"><caption> ulangan dari pernyataan beberapa waktu lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151208_dunia_amerika_trump_muslim.shtml" platform="highweb"/></link>, yang dikeluarkan setelah insiden penembakan, yang diduga dilakukan oleh pasangan Muslim di San Bernardino, California, pada awal Desember 2015, yang menewaskan 14 orang.

Trump ketika itu mengatakan "Islam memicu kebencian terhadap Amerika" dan selama pemerintah masih mencari tahu akar persoalan tersebut, ada baiknya semua orang Islam "tak dibolehkan masuk ke Amerika".

Pernyataan ini langsung memicu kecaman baik dari dalam maupun luar Amerika, termasuk dari Kementerian Pertahanan, yang menyebut pernyataan tersebut "membahayakan keamanan Amerika".

Di Inggris pernyatan ini mendorong pengusulan <link type="page"><caption> petisi agar pemerintah Inggris melarang masuknya Trump</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151230_dunia_petisi_trump.shtml" platform="highweb"/></link>.

Hingga akhir Desember petisi tersebut didukung lebih dari 500.000 tanda tangan.

Iklan pertama Trump yang disiarkan berbagai stasiun televisi di Amerika juga memasukkan janjinya "melumpuhkan ISIS dan menyita minyak mereka".

Dimasukkan pula seruan untuk menghentikan arus imigrasi dari Meksiko.

Trump menganggarkan dana tak kurang dari US$2 juta per pekan untuk kampanye melalui televisi.