Pesawat ringan jatuh di India, 10 orang tewas

Sebuah pesawat ringan jatuh saat lepas landas di dekat bandara di ibukota India, New Delhi, dan menewaskan 10 orang di dalamnya.
Pesawat maskapai The Beechcraft King Air yang disewa oleh Pasukan keamanan perbatasan India (BSF) jatuh setelah menabrak dinding di distrik Dwarka dan kemudian terbakar.
Pesawat itu membawa anggota pasukan patroli perbatasan, kata para pejabat.
Catatan keselamatan penerbangan India telah membaik dalam beberapa tahun terakhir, walaupun terjadi peningkatan pesat jumlah maskapai penerbangan swasta.

Kecelakaan besar terakhir terjadi di kota Mangalore pada Mei 2010, yang menewaskan sedikitnya 160 orang.
Ketika insiden terjadi, pesawat bermesin ganda itu dalam perjalanan dari bandara internasional Delhi ke kota Ranchi di negara bagian Jharkhand.
"Kecelakaan itu terjadi sekitar 09:50 Waktu India," kata Kepala pemadaman kebakaran Ak Sharma, kepada kantor berita AFP.
Pesawat hancur dan hangus
Tayangan televisi menunjukkan api masih menyala dengan puing-puing badan pesawat yang hangus.
Menteri muda penerbangan sipil, Mahesh Sharma mengatakan kepada Kantor berita Press Trust of India bahwa "seluruh penumpang yang berjumlah 10 orang tewas".

Suraj, seorang saksi mata, mengatakan kepada wartawan bahwa pesawat menabrak dinding, lalu terbakar dan jatuh di sebuah lapangan di luar bandara.
"Ada sekitar 10 orang dalam pesawat itu. Saya melihat dua mayat. Ada beberapa buruh yang bekerja di bawah ketika pesawat jatuh," katanya.
Lebih dari selusin mesin kebakaran dan pekerja darurat telah bergegas ke lokasi kecelakaan untuk memadamkan kobaran api.
Pada bulan Mei 2011, 10 orang tewas setelah sebuah pesawat jatuh di kota Faridabad di dekat Delhi.









