Puluhan tewas di Idlib karena 'serangan Rusia'

idlib

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pekerja kemanusiaan menggendong seorang anak laki-laki yang terluka karena serangan di Idlib.

Paling tidak 43 orang tewas karena serangkaian serangan udara yang diduga dilakukan pesawat Rusia di kota Idlib, Suriah, menurut para pegiat dan penduduk setempat.

Sebuah pasar, perumahan, dan gedung pemerintah terkena serangan, kata sejumlah laporan.

Jenazah masih dicari di puing-puing, menurut seorang pekerja keamanan sipil.

Rusia belum memastikan apakah pihaknya melakukan sejumlah serangan di daerah itu walau mulai melakukan serangan udara untuk mendukung Presiden Bashar al-Assad pada bulan September.

Mereka mengatakan hanya menargetkan 'teroris', terutama semua <link type="page"><caption> milisi jihadis kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151218_dunia_dkpbb_resolusi_suriah" platform="highweb"/></link>, tetapi para pegiat memandang serangan terutama mengenai kelompok pemberontak pendukung Barat.

Dewan Koordinasi Lokal, sebuah jaringan pegiat anti-rezim, mengatakan lebih 170 orang terluka karena serangan tersebut.

Koalisi pemberontak Islamis antipemerintah menguasai kota Idlib pada permulaan tahun ini, yang merupakan merupakan pusat provinsi kedua yang dikuasai pemberontak selama konflik, setelah Raqqa dikuasai ISIS.