Pesawat Rusia jatuh di Sinai bukan karena terorisme

sinai

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Rusia mengatakan bom menjatuhkan Metrojet Airbus, setelah menemukan "bekas bahan peledak asing" .

Para penyelidik Mesir mengatakan sampai sejauh ini mereka tidak menemukan bukti terorisme sebagai penyebab jatuhnya pesawat jet Rusia di Sinai pada Oktober yang menewaskan 224 orang.

Pesawat jatuh dalam perjalanan ke Rusia dari tempat peristirahatan Sharm el-Sheikh.

Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS menyatakan telah membom pesawat. Hampir semua korban adalah warga Rusia.

<link type="page"><caption> Rusia mengatakan sebuah bom menjatuhkan Metrojet Airbus</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151117_dunia_pesawat_rusia" platform="highweb"/></link>, setelah menemukan apa yang mereka katakan sebagai "bekas bahan peledak asing" pada puing-puing.

Mereka bertekad "menemukan dan menghukum" pelakunya.

Meskipun demikian pimpinan dewan Mesir yang menyelidiki kecelakaan, Ayman al-Muqaddim, mengatakan kepada stasiun televisi pemerintah pada Senin (14/12) bahwa "tidak ada bukti ini adalah aksi teror atau campur tangan ilegal".

Pendukung ISIS di Provinsi Sinai mengatakan sengaja mengincar pesawat Rusia sebagai pembalasan atas serangan udara Rusia terhadap Suriah.