Petisi larang Trump masuk ke Inggris didukung 200.000 orang

Donald Trump

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Donald Trump meresmikan lapangan golf miliknya di Skotlandia pada Juli 2012.

Lebih dari 200.000 orang sampai pukul 16.00 GMT menandatangani petisi yang isinya melarang bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masuk ke Inggris.

Jumlah tersebut setara dengan kira-kira 25.000 tanda tangan per satu jam.

Dengan jumlah tanda tangan melebihi 200.000, petisi ini bisa dipertimbangkan untuk dibahas di parlemen.

Petisi elektronik ini mulai muncul di situs parlemen Inggris hari Selasa (08/12), tak lama setelah <link type="page"><caption> Trump mengusulkan agar orang-orang Islam dilarang masuk ke Amerika.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151208_dunia_amerika_trump_muslim" platform="highweb"/></link>

Trump beralasan orang-orang Islam "mendorong kebencian terhadap Amerika" dan sampai wakil-wakil pemerintah "memahami gejala sosial" ini maka komunitas Muslim tidak dibolehkan masuk ke AS.

Trump mengemukakan usul ini beberapa hari setelah penembakan di San Bernardino, California, oleh pasangan Muslim yang menewaskan 14 orang.

Peta Trump

Sumber gambar, Petition Map

Keterangan gambar, Peta yang menunjukkan asal wilayah orang-orang yang mendukung petisi larangan bagi Trump untuk masuk ke Inggris.

Pernyataan Trump menuai kecaman baik di dalam maupun di luar negeri.

Para pejabat di Kementerian Pertahanan AS mengatakan bahwa Trump <link type="page"><caption> "membahayakan keamanan nasional" Amerika</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151209_dunia_pentagon" platform="highweb"/></link>, sementara pesaing Trump di Partai Republik, Jeb Bush, menyebut Trump sebagai "orang yang miring".