Polisi Bangladesh tembak tersangka pengebom upacara Syiah

Sumber gambar, AFP
Kepolisian Bangladesh menyatakan mereka telah menembak mati tersangka pelemparan bom rakitan ke arah prosesi kerumunan yang sedang melakukan prosesi upacara Asyura di ibu kota Dhaka, bulan lalu.
Pria itu tewas dalam tembak menembak yang terjadi ketika polisi berusaha untuk menangkapnya.
Lima orang lain yang diduga bagian dari komplotan pelaku dibawa oleh polisi untuk ditahan.
Kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab terhadap seragan tersebut.
Namun juru bicara kepolisian mengatakan serangan itu dilakukan oleh kelompok militan lokal bernama Jamaat-ul-Mujahidin Bangladesh (JMB) yang berupaya untuk mencari perhatian dari kelompok teroris internasional.
Polisi mengincar orang yang diduga menjadi otak serangan itu, tetapi para pengikutnya menembaki polisi yang kemudian berlanjut dengan tembak-menembak yang menewaskan tersangka.
<link type="page"><caption> Serangan terhadap kelompok minoritas Syiah terjadi bulan lalu </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151024_dunia_asyura_dhaka" platform="highweb"/></link>ketika mereka tengah melakukan prosesi untuk merayakan hari raya Asyura.
Ledakan bom rakitan itu menewaskan dua orang dan melukai 50 orang lainnya.
Kelompok Syiah sendiri menyatakan bahwa serangan seperti itu baru pertama kalinya terjadi terhadap mereka di Bangladesh.









