Peringatan perjalanan bagi warga AS terkait ancaman teror

Sumber gambar, epa
Amerika Serikat mengeluarkan travel alert (peringatan perjalanan) ke seluruh dunia bagi warga negaranya, sebagai dampak “meningkatnya ancaman teroris”.
Peringatan tersebut berlaku hingga 24 Februari 2016.
Kementerian dalam negeri AS mengungkapkan “informasi terkini” yang mereka peroleh menyebut bahwa ISIS, Al-Qaeda, Boko Haram dan kelompok ekstrimis lainnya terus “merencanakan serangan teroris di berbagai tempat”.
Perancis, Rusia, Mali dan beberapa negara lainnya telah menderita maut dalam sebulan terakhir.
Meskipun begitu, Kemendagri AS kepada BBC mengutarakan “hingga saat ini, tidak ada ancaman yang benar-benar ditargetkan pada warga negara Amerika”.
Peringatan perjalanan dikeluarkan untuk “melatih kewaspadaan warga negara Amerika ketika berada di ruang publik atau saat menggunakan transportasi umum”.
Mereka juga diminta “untuk menjauhi keramaian”.
Terakhir kali, Amerika mengeluarkan peringatan perjalanan ke seluruh dunia, tahun lalu, menyusul terjadinya penyanderaan dengan pelaku tunggal, di Sydney, Australia, yang menewaskan tiga orang.
Sabuk bom di tempat sampah
Sementara itu, Belgia mengumumkan perpanjangan siaga teror level tertinggi untuk Brussels, hingga seminggu ke depan.
Ini setelah sebuah sabuk bom bunuh diri ditemukan di tong sampah kota Montrouge, yang berlokasi di daerah pinggiran Paris.

Sumber gambar, EPA
Sabuk peledak itu diyakini kepolisian diletakkan oleh buron teror Paris, saat melarikan diri ke Belgia usai melakukan serangan yang menewaskan 130 orang, di ibukota Perancis tersebut.
Perdana Menteri Belgia, Charles Michel mengingatkan bahwa ancaman terhadap negaranya, “serius”.
Meksipun begitu pemerintah juga telah merencanakan untuk membuka kembali sekolah dan kereta bawah tanah, pada Rabu, (25/11) waktu setempat.
Jaksa Belgia, Senin (23/11), mengumumkan telah <link type="page"><caption> menetapkan tersangka keempat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151123_dunia_belgia_terorisme" platform="highweb"/></link>, terkait serangan di Paris.
Tersangka laki-laki yang namanya belum diumumkan tersebut, adalah salah satu dari 21 orang yang ditangkap pada penggerebekan pada hari Minggu dan Senin lalu.
Sementara <link type="page"><caption> tujuh belas orang lainnya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151123_dunia_belgia_penahanan" platform="highweb"/></link> yang diyakini tidak terlibat aksi teror, telah dibebaskan.









