Pecahan Taliban angkat pemimpin

Mullah Rasool

Sumber gambar,

Keterangan gambar, Mullah Rasool mengatakan pengangkatan pemimpin baru sebelumnya diselesaikan secara tidak adil.

Pecahan kelompok Taliban di Afghanistan mengangkat pemimpinnya sendiri sehingga menunjukkan adanya perpecahan mendalam di Taliban menyusul kematian pendirinya, Mullah Omar.

Orang yang ditunjuk menjadi pemimpin pecahan Taliban adalah Mullah Mohammad Rasool. Pengangkatan dilakukan dalam pertemuan yang dihadiri oleh petempur-petempur di Provinsi Farah.

Pengangkatan Mullah Rasool terjadi setelah muncul ketidakpuasan terhadap pemilihan <link type="page"><caption> Mullah Akhtar Mansour </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150730_dunia_pemimpin_taliban" platform="highweb"/></link>sebagai pemimpin Taliban pada Agustus tahun ini untuk menggantikan Mullah Omar yang meninggal dunia dua tahun sebelumnya.

Anggota Taliban yang menentang Mullah Mansour berpendapat pemimpin baru itu menyandera gerakan karena "ketamakan pribadi".

Perpecahan di kalangan Taliban ini terlihat jelas selama beberapa bulan belakangan dan menurut sejumlah wartawan, perpecahan itu sekarang semakin dalam dengan adanya pemimpin baru di kubu sempalan.

Dalam rekaman video yang didapat BBC tentang pemilihan pemimpin sempalan Taliban di Farah, Mullah Rasool tampak mengenakan kacamata dan serban hitam.

Mullah Rasool
Keterangan gambar, Mullah Rasool berpidato selama 13 menit dalam rapat pengangkatan pemimpin sempalan Taliban.

Ia menyampaikan pidato selama 13 menit di hadapan para pendukungnya. Di bawah Mullah Rasool terdapat empat wakil; dua wakil untuk urusan militer dan dua wakil lagi untuk urusan politik.

Ketika Taliban masih berkuasa di Afghanistan, Mullah Rasool menjabat sebagai gubernur Nimroz.