ASEAN gagal hasilkan pernyataan soal Laut Cina Selatan

ASEAN

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pertemuan menteri pertahanan ASEAN - Plus berlangsung di Malaysia.

Pertemuan para menteri pertahanan ASEAN yang berlangsung di Malaysia gagal mencapai kesepakatan dalam pernyataan terkait dengan kegiatan Cina di Laut Cina Selatan.

Beberapa negara anggota perhimpunan negara-negara Asia Tenggara itu ingin pernyataan akhir bersama itu juga merujuk proyek <link type="page"><caption> reklamasi yang dilakukan Cina di sebuah pulau karang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/04/150401_cina_lautcinaselatan" platform="highweb"/></link> di wilayah laut yang masih menjadi sengketa tersebut.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Ash Carter, yang juga menghadiri pertemuan itu mengatakan bahwa Laut Cina Selatan menjadi 'topik yang terus muncul' dalam pertemuan.

"Semuanya mengangkat masalah itu," tegasnya kepada para wartawan.

Sementara beberapa pejabat Amerika Serikat mengatakan Cina melakukan pendekatan agar masalah tersebut tidak disebut dalam pernyataan.

Namun Cina sebaliknya menuduh 'beberapa negara tertentu' melakukan campur tangan.

Laut Cina Selatan

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Amerika Serikat dan Filipina secara terbuka menenang proyek reklamasi Cina di Laut Cina Selatan.

<link type="page"><caption> Amerika Serikat menentang reklamasi tersebut,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/05/150529_dunia_as_cina" platform="highweb"/></link> yang menurut pemerintah Beijing dilakukan di wilayah miliknya.

Selain itu Washington juga mengerahkan kapalnya melintas di dekat pulau yang direklamasi, <link type="page"><caption> yang dituduh Cina sebagai aksi provokasi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151027_dunia_cina_as_kapal" platform="highweb"/></link> namun dibantah oleh Amerika Serikat dengan menyebutnya sebagai patroli rutin.

Beberapa waktu belakangan, Cina meningkatkan upayanya untuk mengklain kawasan Laut Cina Selatan yang diperkirakan kaya akan kandungan minyak.

<link type="page"><caption> Pemerintah Filipina -yang juga menentang proyek reklamasi Cina- sudah mengajukan gugatan ke pengadilan internasional</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151029_dunia_cina_filipina" platform="highweb"/></link> di Den Hag untuk menantang klaim Cina tersebut.