Cina tawarkan ASEAN latihan gabungan penyelamatan laut

Sumber gambar, Reuters
Cina mengusulkan latihan "penyelamatan laut dan penanganan bencana" gabungan kepada negara anggota ASEAN di Laut Cina Selatan pada tahun 2016.
Ini disampaikan Menteri Pertahanan Cina, Chang Wanquan dalam pertemuan informal menteri pertahanan, termasuk Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu, yang sedang diadakan di Beijing, Jumat (16/10).
Proposal ini dibuat Cina tak lama sesudah <link type="page"><caption> Amerika Serikat mempertimbangkan untuk mengirimkan kapal</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151009_dunia_cina_as" platform="highweb"/></link> ke wilayah yang dipersengketakan di Laut Cina Selatan.
Cina membalas hal itu dengan <link type="page"><caption> menyinggung AS </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151014_dunia_cina_amerika" platform="highweb"/></link>saat menyalahkan "sejumlah negara" yang "terus menerus menggunakan kekuatan militernya" di kawasan itu.
Selama ini, kegiatan reklamasi Cina meningkatkan ketegangan dengan negara-negara tetangga.
Filipina dan Vietnam mengklaim wilayah yang sama dengan yang diakui oleh Cina.
Usulan latihan ini bertujuan "memecahkan perselisihan bersama-sama dan mengendalikan risiko," kata Kementerian Pertahanan Cina dalam pernyataannya.
Latihan gabungan ini mengindikasikan peluang menurunnya konflik di kawasan itu, dan jika negara anggota ASEAN setuju, akan menjadi langkah membangun kepercayaan untuk menurunkan ketegangan, kata Daniel Wei Boon Chua, pengamat militer dari S Rajaratnam School of International Studies, Singapura, kepada BBC.
Namun William Choong peneliti senior di lembaga pemikir II-SS menyatakan latihan ini kemungkinan kecil terjadi karena negara ASEAN sendiri memiliki ketidaksepakatan internal seputar Laut Cina Selatan.










