Cina lawan AS terkait Laut Cina Selatan

spratly

Sumber gambar, AP PhotoPhilippine Department of Foreign Affairs File

Keterangan gambar, Washington meyakini langkah Beijing membangun fasilitas militer bertujuan untuk memperkuat klaim.

Cina menyerang balik Amerika Serikat terkait pertikaian wilayah Laut Cina Selatan.

Juru bicara kementerian luar negeri, Hua Chunying, menyinggung AS saat menyalahkan "sejumlah negara" yang "terus menerus menggunakan kekuatan militernya" di kawasan itu.

Minggu lalu, pejabat Amerika mengatakan mereka sedang mempertimbangkan mengarahkan kapal perang di daerah sekitar kepulauan Spratly yang dinyatakan Cina sebagai wilayahnya.

Hal ini memicu perang kata-kata diantara kedua negara adikuasa ini.

Cina membuat khawatir sejumlah tetangganya, dan AS, karena memperluas serangkaian pulau kecil, lapor wartawan BBC Michael Bristow.

Washington meyakini langkah Beijing membangun fasilitas militer bertujuan untuk memperkuat klaim atas kawasan sengketa itu.

Cina menyatakan pembangunan tersebut sah dan diperlukan untuk melindungi kedaulatannya.

Pertikaian dimulai ketika para pejabat <link type="page"><caption> AS menyatakan sedang mempertimbangkan pengiriman kapal perang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151009_dunia_cina_as" platform="highweb"/></link> di dalam wilayah 12 mil laut yang Cina klaim sebagai daerahnya di sekitar kepulauan Spratly.