Cina tuduh AS lakukan provokasi di Laut Cina Selatan

Sumber gambar, EPA
Pemerintah di Beijing mengatakan keputusan Amerika Serikat melintasi perairan di dekat pulau yang dibuat Cina di Laut Cina Selatan telah merusak hubungan bilateral dan mengganggu perdamaian kawasan.
Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan <link type="page"><caption> langkah Amerika ini</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151027_dunia_kapal_as_cina.shtml" platform="highweb"/></link> adalah "provokasi yang disengaja" dan "membahayakan personel dan fasilitas" di pulau tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri di Beijing, Lu Kang, mengatakan tindakan Amerika adalah "ancaman terhadap kedaulatan Cina".
Ia menambahkan negaranya akan "mengambil tindakan yang diperlukan atas provokasi-provokasi yang disengaja".
Dalam beberapa tahun terakhir pemerintah Cina <link type="page"><caption> menimbun pasir ke gugusan pulau karang di Kepulauan Spratly untuk membangun pelabuhan dan landasan pacu pesawat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150916_dunia_cina_lautcinaselatan.shtml" platform="highweb"/></link>.
Kapal penghancur rudal milik militer Amerika, USS Lassen, melintasi perairan di dekat pulau buatan ini, mengambil posisi sekitar 12 mil laut.
Cina mengklaim bahwa gugusan pulau ini milik mereka, namun ditentang oleh Amerika dan beberapa negara di kawasan.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Amerika, Bill Urban, mengatakan USS Lassen hanya melakukan kegiatan rutin dan kesemuanya "sudah sesuai dengan hukum internasional".
Langkah Amerika menggelar operasi rutin di Laut Cina Selatan disambut baik beberapa negara di kawasan, termasuk Filipina dan Jepang.









