Dimulai identifikasi korban pesawat Rusia yang jatuh di Sinai

St Petersburg

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Bandara Pulkovo di St Petersburg menjadi tempat peringatan bagi korban.

Pihak berwenang Rusia sudah memulai proses identifikasi korban-korban pesawat Rusia yang jatuh di Mesir, Sabtu (31/10) pekan lalu.

Wakil gubernur St Petersburg, Igor Albin, mengatakan bahwa keluarga korban sejauh ini berhasil mengidentifikasi sembilan jenazah.

"Proses identifikasi sudah dimulai. Pekerjaan itu rumit dan sulit," katanya kepada wartawan di luar ruang jenazah di St Petersburg.

Dia menambahkan proses identifikasi mungkin memerlukan waktu selama beberapa pekan.

Seluruh 224 penumpang dan awak di dalam pesawat tewas ketika pesawat jatuh di atas Sinai, Mesir, dan analisa atas dua kotak hitam pesawat sudah dimulai.

Mesir

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Komponen-komponen yang tidak berkaitan dengan pesawat yang berada di lokasi kecelakaan juga diselidiki.

Kantor berita Rusia, TASS, mengatakan para ahli juga memeriksa komponen-komponen yang tidak berkaitan dengan pesawat yang berada di lokasi kecelakaan.

Sebelumnya Presiden Mesir, Abdul-Fattah al-Sisi, mengatakan pernyataan ISIS bahwa mereka yang menjatuhkan pesawat tersebut sebagai propaganda.

Pesawat Rusia

Pesawat milik maskapai penerbangan Kogalymavia -yang sudah berganti nama menjadi Metrojet- jatuh ketika sedang dalam perjalanan dari kawasan wisata Sharm el-Sheikh di Mesir menuju St. Petersburg.

Pemerintah kota St. Petersburg menetapkan masih menetapkan Selasa 3 November sebagai hari berkabung kedua dan sejumlah warga menaruh bunga di Bandara Pulkovo untuk mengenang para korban.