PM Australia dituduh hindari pajak

Sumber gambar, EPA
Partai Buruh yang beroposisi di Australia menuduh PM Malcolm Turnbull menghindari pembayaran pajak dengan memarkir dana di Kepulauan Cayman.
Dengan menggunakan hak istimewa yang dimiliki anggota parlemen, Partai Buruh lewat salah seorang anggotanya, Sam Dastyari, mengatakan tidak pantas bagi Turnbull untuk menempatkan kekayaannya di Kepulauan Cayman sebagai surga pajak.
"Ada satu alasan mengapa orang-orang menanamkan modal di Kepulauan Cayman, agar mereka tidak dikenai peraturan sebagaimana kita pada umumnya. Ini tidak adil dan tidak benar," kata Dastyari seperti dikutip kantor berita AFP.
Namun diakuinya bahwa tindakan perdana menteri baru itu memang tidak menyalahi aturan.
Turnbull tercatat sebagai mantan bankir kaya sebelum menjadi perdana menteri bulan lalu setelah <link type="page"><caption> mengalahkan Tony Abbot</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150914_dunia_australia_abbott" platform="highweb"/></link> dalam pemilihan pemimpin Partai Liberal yang berkuasa.
Ia menandaskan investasinya di Kepulauan Cayman sudah sesuai dengan panduan tingkat kementerian.
Ditambahkannya, pendapatan dari investasi itu sudah dipotong pajak di Australia.
Jumlah investasi Turnbull ditaksir mencapai US145 juta atau sekitar Rp1,9 triliun.









