Pelanggaran wilayah Turki oleh Rusia 'bukan kebetulan'

Sumber gambar, AFP
Pelanggaran wilayah udara Turki yang dilakukan Rusia pada akhir minggu 'sepertinya bukanlah suatu kebetulan', kata NATO.
Sekretaris Jenderal Jens Stoltenberg mengatakan Rusia tidak memberikan 'penjelasan sebenarnya' terkait pelanggaran yang berlangsung dalam waktu lama.
Rusia menyatakan pelanggaran pada hari Sabtu (03/10) berlangsung selama beberapa detik dan dilakukan karena cuaca buruk. Negara itu mengatakan sedang memeriksa tuduhan pelanggaran kedua.
<link type="page"><caption> Serangan terbaru Rusia terhadap Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151006_dunia_turki_dubesrusia" platform="highweb"/></link> termasuk antara lain serangan terhadap situs arkeologi di Palmyra.

Sumber gambar, Reuters
Serangan mengenai kendaraan dan gudang senjata di kota yang terkenal akan puing-puing kuno dan dikuasai milisi kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, lapor TV pemerintah Suriah pada Selasa, 6 Oktober.
Rusia memulai serangan udaranya di Suriah pada hari Rabu pekan lalu.
Pemerintah Moskow menyatakan pihaknya menargetkan ISIS dan kelompok Islamis lainnya, tetapi NATO dan sekutunya menyatakan kekhawatiran bahwa Rusia memusatkan serangan pada kelompok-kelompok yang menentang Presiden Bashar al-Assad.
Sebagian dari para penentang Presiden al-Assad itu mendapat dukungan dari pihak Barat.









