Masuki wilayah udara Turki, Rusia dikecam NATO

Pesawat Sukhoi milik Rusia

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Rusia mengatakan pesawat mereka beberapa detik berada di wilayah udara Turki.

NATO menuduh Rusia melakukan tindakan berbahaya dan tidak bertanggung jawab, setelah pesawat-pesawat Rusia dua kali memasuki wilayah udara Turki.

NATO mengatakan pemerintah di Moskow harus menghentikan tindakan seperti ini dan mendesak penjelasan sesegera mungkin.

Pakta pertahanan ini juga menyerukan Rusia tidak lagi menjadikan kekuatan oposisi dan warga sipil sebagai sasaran serangan udara dan memfokuskan serangan ke posisi-posisi milisi kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS).

Sebelumnya pemerintah Turki -yang merupakan anggota NATO- mengeluarkan protes keras setelah Angkatan Udara mereka <link type="page"><caption> memburu dan mengusir pesawat Rusia pada hari Sabtu (03/10)</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151005_dunia_turki_rusia.shtml" platform="highweb"/></link>.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, mengatakan Turki berhak menembak jatuh semua pesawat yang memasuki wilayah udara mereka secara tidak sah.

Pemerintah di Moskow beralasan bahwa pesawat Rusia hanya beberapa detik saja di wilayah udara Turki dan ini disebabkan oleh cuaca buruk.

Sejak beberapa hari ini <link type="page"><caption> militer Rusia mengerahkan pesawat di Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151001_dunia_rusia_suriah.shtml" platform="highweb"/></link> yang mereka katakan untuk mendukung Presiden Bassar al-Assad, namun Turki menyebut keputusan ini sebagai kesalahan yang sangat fatal.