Demi perangi ISIS, AS minta pesawat tempur Australia beroperasi di Suriah

Sumber gambar, Reuters
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi meminta Australia untuk meluaskan operasi militer melawan kelompok milisi ISIS ke Suriah.
Permintaan itu, sebagaimana dilaporkan sejumlah media di Australia, dikirim ke Kedutaan Besar Australia di Washington DC, pada Kamis (20/08) waktu setempat.
Pemerintah Australia mengatakan permintaan tersebut akan dipertimbangkan.
Pesawat-pesawat Angkatan Udara Australia telah berpartisipasi dalam operasi pengeboman target-target ISIS di Irak selama 12 bulan terakhir. Bila Australia menyanggupi permintaan AS, cakupan pengeboman akan meluas ke Suriah.
Selain meminta berpartisipasi dalam aksi pengeboman di Suriah, permintaan AS juga meliputi pengumpulan data intelijen dan sokongan untuk pesawat AS serta koalisi di wilayah udara Suriah.
Menteri Keuangan Australia yang juga menduduki kursi anggota Komite Keamanan Nasional Australia, Joe Hockey, mengatakan ISIS tidak mengenal perbatasan dan Australia punya kewajiban melakukan sebisa mungkin untuk menghentikan kelompok tersebut.
Kepala Komite Keamanan dan Intelijen di parlemen federal Australia, Dan Tehan, juga meminta pemerintah meluaskan komitmen untuk memerangi ISIS.
Kepala Komando Operasi Gabungan Australia, David Johnston, mengatakan angkatan udara Australia selama ini beroperasi di sepanjang perbatasan Suriah, namun tidak menyeberanginya.










