Rencana pembukaan kembali reaktor nuklir diprotes di Jepang

Sumber gambar, AFP
Ratusan orang berunjuk rasa di luar reaktor nuklir di Jepang selatan, memprotes rencana untuk menghidupkan kembali reaktor nuklir di sana hari Selasa (11/08) besok.
Menyusul bencana nuklir Fukushima tahun 2011, seluruh reaktor nuklir Jepang satu per satu telah dimatikan.
Selama dua tahun terakhir tak ada satu pun reaktor nuklir yang dipakai untuk menghasilkan energi di Jepang.
Namun Selasa pagi, perusahaan Kyushu Electric tetap akan menghidupkan kembali reaktor di Sendai.
Perdana Menteri Shinzo Abe dan kelompok industri Jepang, sebagaimana dilaporkan Reuters, berusaha meyakinkan publik tentang keamanan reaktor nuklir ini.
Wartawan BBC Rupert Wingfield-Hayes menyatakan 60% penduduk Jepang tak menginginkan penghidupan kembali reaktor nuklir, tapi tampaknya rencana ini akan terus dijalankan.
Pemerintah sedang berusaha memangkas anggaran yang dikeluarkan dari impor bahan bakar, menyusul krisis nuklir yang terjadi sesudah tsunami dan gempa yang menyebabkan krisis di reaktor Fukushima pada tahun 2011.
Terjadi pelepasan bahan radioaktif pada reaktor Fukushima, yang menyebabkan 160.000 orang meninggalkan rumah-rumah mereka, dan kebanyakan mereka tak pernah kembali.
Pemerintah Jepang mengharapkan reaktor di Sendai ini akan menjadi reaktor pertama yang dihidupkan kembali.
Sebanyak 25 reaktor nuklir di 15 lokasi pembangkit listrik sudah mengajukan permohonan menghidupkan kembali reaktor, dengan aturan keamanan yang diperketat.
Namun sejauh ini baru tiga pembangkit listrik saja yang dinyatakan siap dioperasikan kembali.










