Pemimpin kelompok militan Pakistan tewas

malik_ishaq

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Malik Ishaq dianggap sebagai otak penyerangan terhadap Muslim Syiah di Pakistan belakangan ini.

Polisi Pakistan menyatakan mereka telah menembak mati Malik Ishaq, pemimpin kelompok militan Sunni terlarang Lashkar-e-Jhangvi.

Ishaq, yang ditahan pekan lalu, sedang berada di dalam iring-iringan mobil polisi di Provinsi Punjab ketika para pendukungnya menyerang iring-iringan tersebut dalam upaya membebaskannya.

Polisi menyatakan Ishaq terbunuh saat terjadi tembak menembak antara mereka dengan dua orang anak Ishaq dan 11 orang militan lainnya di distrik Muzaffargarh.

Lashkar-e-Jhangvi berada di belakang penyerangan bersenjata terhadap kelompok muslim Syiah di Pakistan beberapa tahun terakhir.

Menteri dalam negeri provinsi Punjab Shuja Khanzada memastikan kepada kantor berita AFP bahwa dokter di RS Muzaffargarh mengatakan menerima 14 mayat di sana.

Sebanyak enam orang polisi terluka, tapi tak diketahui seberapa parah luka mereka.

Pembunuhan sektarian

Ishaq, kedua anaknya dan beberapa anggota Lashkar ditahan oleh departemen anti terorisme beberapa hari lalu sehubungan dengan delapan kasus pembunuhan sektarian baru-baru ini.

Hari Selasa (28 Juli) mereka dibawa ke Shahwala di luar kota Muzaffargarh tempat "mereka menyembunyikan senjata dan amunisi," kata polisi.

Polisi menyatakan iring-iringan mereka diserang oleh 12-15 orang bersenjata yang berusaha membebaskan para tahanan.

Mereka semua tewas dalam baku tembak yang terjadi.

Ishaq berada dalam pengawasan polisi selama lebih dari 13 tahun atas lebih dari 70 dakwaan pembunuhan sektarian.