Tekad Turki melancarkan serangan atas ISIS

Sumber gambar, AP
Pemerintah Turki bertekad untuk melancarkan serangan atas sasaran-sasaran kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam, NI, di kawasan Suriah.
<link type="page"><caption> Tank-tank Turki mulai melepas tembakan, Kamis (23/07), ke kawasan Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150723_dunai_turki_isis" platform="highweb"/></link> dengan sasaran Negara Islam, menyusul meningkatkan kekerasan di kawasan perbatasan Turki-Suriah, antara lain dengan <link type="page"><caption> serangan bom bunuh diri di Suruc yang menewaskan 32 pegiat muda.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150720_dunia_turki_ledakan" platform="highweb"/></link>
Langkah itu kemudian disusul dengan serangan udara atas militan NI -yang sebelumnya dikenal dengan ISIS- Jumat 24 Juli, dan Perdana Menteri Ahmet Davutoglu menegaskan serangan itu berhasil 'menghancurkan total' sasaran-sasarannya.
Untuk pertama kalinya Turki mengukuhkan serangan udara atas sasaran di Suriah sejak kelompok militan NI bergerak maju di Irak dan Suriah pada tahun 2013.

Sumber gambar, EPA
Stasiun TV pemerintah Turki melaporkan pesawat tempur mereka tidak memasuki ruang udara Suriah karena melancarkan serangan dari kawasan perbatasan di kampung Havar.
"Ini sebuah proses. Tidak dibatasai dalam satu hari atau satu wilayah. Gerakan sekecil apa pun yang mengancam Suriah akan dibalas dengan cara terkuat yang memungkinkan," jelas PM Davutoglu.
Dia menambahkan Turki siap untuk mengerahkan pasukan darat melintasi perbatasan ke Suriah, jika memang diperlukan.
<link type="page"><caption> Pemerintah Turki juga sudah mengizinkan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan udara militer</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150724_dunia_turki_lanud" platform="highweb"/></link> strategisnya guna melancarkan serangan udara terhadap ISIS.













