Tersangka penyerang di Turki sudah diidentifikasi

Sumber gambar, AFP
Tersangka pengebom bunuh diri di Turki, yang menewaskan 32 pegiat muda dan melukai 100 lainnya, sudah diidentifikasi.
Hal tersebut diungkapkan Perdana Menteri Ahmet Davutoglu yang hari ini, Rabu 21 Juli, sudah berada di Suruc dan akan mengunjungi lokasi <link type="page"><caption> kejadian di pusat kebudayaan di kota itu.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150720_dunia_turki_ledakan" platform="highweb"/></link>
"Seorang tersangka sudah diidentifikasi. Semua kaitan (tersangka) di luar negeri dan dalam negeri akan diselidiki," tegasnya dalam pernyataan di televisi.
Pihak penyidik mengungkapkan keyakinan bahwa kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam bertanggung jawab atas serangan yang dilakukan ketika sekelompok pegiat muda Turki menggelar rapat untuk menyeberang ke Suriah guna membantu pembangunan kembali Kota Kobani.

Sumber gambar, AFP
Laporan-laporan awal menyebutkan pengebom bunuh diri tersebut mungkin seorang perempuan namun media setempat menyebutkan nama seorang pria terkait serangan itu.
PM Davutoglu mengatakan rapat kabinet sudah dijadwalkan pada hari Rabu untuk mengkaji langkah-langkah tambahan lainnya dalam <link type="page"><caption> pengamanan di perbatasan Turki dengan Suriah.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150721_world_turki_suruc" platform="highweb"/></link>
Peningkatan pengamanan perbatasan dilakukan pihak berwenang Turki sudah dimulai Selasa (21/07).
Sekitar 300 pegiat muda sedang perada di pusat kebudayaan di Suruc ketika bom meledak yang menyebabkan korban sejauh ini mencapai 32 jiwa sementara sekitar 100 lainnya cedera.












