PM Inggris ungkap strategi atasi Islam ekstrem

Sumber gambar, PA
Perdana Menteri Inggris David Cameron mengungkapkan strategi pemerintah untuk mengalahkan "racun" ekstremisme Islamis.
Dia berjanji akan mengatasi ideologi ekstrem dan "kegagalan pembauran" yang dia katakan menyebabkan ratusan warga Inggris bergabung ke dalam milisi kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.
Di antara sejumlah usulan, Cameron berjanji mengizinkan para orang tua membatalkan paspor anak mereka, jika mereka dikhawatirkan punya kecenderungan mengikuti ideologi kelompok ekstrem.
Dia juga berjanji mengkaji perumahan sosial untuk menghindari berlanjutnya segregasi.
Lewat sebuah pidato di Birmingham, Inggris tengah, tentang rencana lima tahun pemerintah untuk mengalahkan ekstremisme dalam negeri, Cameron menyebutkan empat masalah penting.
Yaitu menghadapi<link type="page"><caption> ideologi ekstremisme yang tersembunyi, proses radikalisme, "pembungkaman" suara Islam moderat dan "krisis identitas"</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150717_dunia_isis_rekrut" platform="highweb"/></link> di antara sejumlah warga Islam kelahiran Inggris.
Dia mengatakan fokus pidatonya adalah ekstremisme Islamis -bukan agama Islam itu sendiri- dan Islam moderat juga membenci "pandangan menyesatkan" kelompok ekstremis.
"Saya ingin bekerja dengan Anda untuk mengalahkan racun ini," kata PM Cameron.











