Myanmar akan gelar pemilu 8 November

Sumber gambar, EPA
Pemilihan umum kedua setelah transisi kekuasaan di Myanmar akan diselenggarakan pada tanggal 8 November.
Kepastian itu diungkapkan oleh para pejabat Myanmar, Rabu (08/07). Dalam pemilu itu, para pemilih akan menjatuhkan pilihan bagi wakil mereka yang akan duduk di majelis rendah dan majelis tinggi. Namun sekitar seperempat jumlah kursi sudah dialokasikan untuk fraksi angkatan bersenjata.
Lebih dari 70 partai politik diperkirakan akan bersaing, termasuk parpol yang berbasis etnik minoritas.
Partai oposisi utama, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi, diperkirakan akan mengikuti pemilihan. Bagaimanapun, <link type="page"><caption> konstitusi Myanmar melarang pemenang Hadiah Nobel itu mencalonkan diri</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150625_dunia_myanmar_suukyi" platform="highweb"/></link> sebagai presiden.
Dalam pemilu pertama tahun 2010 setelah peralihan kekuasaan dari militer ke semi sipil, NLD memboikot pemilihan umum dan ketika itu pula Aung San Suu Kyi masih menjalani tahanan rumah.
Namun kini NLD mempunyai sekitar 44 kursi di parlemen menyusul pemilihan sela tahun 2012 yang digelar sebagai bagian dari reformasi politik.
Dalam pemilu tahun 1990, NLD menang tetapi dilarang mengambil alih kekuasaan oleh militer.
Pemilu mendatang, lapor wartawan BBC di Myanmar Jonah Fisher, diperkirakan akan menjadi pemilihan umum paling adil selama 25 tahun terakhir.












