Acara hak asasi manusia dibatalkan pemerintah Thailand

Sumber gambar, AP
Pemerintahan militer Thailand telah memaksa kelompok Human Right Watch untuk membatalkan acara peluncuran laporan mereka di Bangkok.
Laporan setebal 33 halaman itu berisi tuduhan pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnik minoritas yang beragama Kristen di Vietnam.
Pihak berwenang menyatakan acara itu berpotensi merusak hubungan antara Thailand dengan Vietnam.
Kantor berita Reuters melaporkan bahwa kepolisian kota Bangkok menyatakan mereka menghentikan acara tersebut setelah menerima permintaan dari pemerintah Vietnam.
Kolonel polisi Kittiporn Boongsong yang berada di lokasi menyatakan kepada Reuters bahwa mereka tidak membatalkan acara itu, hanya meminta agar pihak penyelenggara "bekerja sama"dengan mereka.
Acara jumpa pers yang diselenggarakan kelompok hak asasi manusia yang berpusat di kota New York itu sekiranya akan diadakan di Foreign Correspondent Club di Bangkok.
Namun beberapa menit sebelum acara dimulai, polisi dan tentara berpakaian sipil meminta kepada penyelenggara agar acara dihentikan.
Pihak Human Rights Watch sendiri menyatakan penghentian acara ini memperlihatkan kondisi kebebasan berbicara di Thailand telah memburuk sejak pemerintahan militer mengambil alih kekuasaan tahun lalu.












