Politisi Belanda akan tampilkan karikatur Nabi Muhammad

Sumber gambar, REUTERS
Politisi anti-Islam Belanda, Geert Wilders, mengatakan dia akan menunjukkan kartun-kartun Nabi Muhammad dalam sebuah siaran televisi yang menampilkan partainya.
Wilders mengatakan akan menunjukkan kartun-kartun itu karena parlemen menolak memajangnya di gedung perwakilan rakyat.
“Teroris harus sadar mereka tidak akan pernah menang dan pentingnya kebebasan berbicara bagi kita di Belanda,” kata Wilders dalam sebuah pernyataan.
Wilders, yang mengepalai Partai Kebebasan (PVV), sudah sering mengemukakan <link type="page"><caption> ketidaksukaannya kepada Islam</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/04/110413_wilderstrial" platform="highweb"/></link> dan telah menyerukan perlunya larangan Al Quran di Belanda.
Pada Desember 2014 diumumkan bahwa dia akan didakwa atas <link type="page"><caption> tuduhan menghasut kebencian antar-ras</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141218_dunia_geert_wilders_digugat" platform="highweb"/></link> terhadap komunitas Maroko di Belanda.
Kartun-kartun Nabi Muhammad yang akan dipamerkan Wilders berasal dari acara lomba karikatur Nabi Muhammad di Dallas, Amerika Serikat, bulan lalu.

Sumber gambar, EPA
Wilders merupakan pembicara utama di acara yang diserang oleh dua pria bersenjata. Keduanya ditembak mati oleh polisi. Adapun seorang polisi terluka dalam serangan tersebut.
Belakangan, <link type="page"><caption> kelompok milisi ISIS mengatakan kedua pria bersenjata ialah anggota mereka</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/05/150505_isis_dallas" platform="highweb"/></link>.
Peluncuran karikatur Nabi Muhammad berulang kali mengundang protes hingga aksi bersenjata.
Pada Januari tahun ini, 12 orang tewas ditembak dua pria bersenjata di <link type="page"><caption> kantor redaksi majalah Charlie Hebdo</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150107_prancis_charlie_hebdo" platform="highweb"/></link> di Paris, yang melansir kartun-kartun seperti itu.
Sebuah perkumpulan aktivis kebebasan berekspresi di ibu kota Denmark, Kopenhagen, juga menjadi sasaran seorang pria bersenjata pada Februari. Seorang direktur film tewas pada kejadian itu.












