Penyerang Texas pernah jadi tersangka teroris

Elton Simpson

Sumber gambar, HO via ABC

Keterangan gambar, Kepolisian sebelumnya mengatakan mengetahui siapa penyerangnya walau belum menyebut nama Elton Simpson.

Identitas dua pria bersenjata yang ditembak mati di luar konferensi tentang kartun Nabi Muhammad di Texas, sudah diungkapkan pihak berwenang, seperti disebut media Amerika Serikat.

Harian New York Times dan Washington Post melaporkan mereka adalah Elton Simpson dan Nadir Soofi.

Keduanya mengemudikan mobil ke Pameran Seni Muhammad di Garland, kawasan pinggiran Dallas, hari Minggu (03/05), dan ketika konferensi mendekati akhir, mereka melepas tembakan ke arah dua aparat keamanan di tempat parkir.

Keduanya membawa senapan serbu dan memiliki pasokan amunisi dalam jumlah besar di dalam mobilnya. Polisi kemudian menembak mati kedua penyerang.

Simpson disebut sudah pernah diselidiki karena dugaan serangan teroris.

Apartemen Elton Simpson

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, FBI sudah menggeledah apartemen tempat tinggal Elton Simpson di Phoenix, Arizona.

Agen-agen FBI juga sudah <link type="page"><caption> melakukan penggeledahan di sebuah apartemen di Phoenix, Arizona,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/05/150504_amerika_penembakan_dallas" platform="highweb"/></link> tempat Simpson tinggal.

Kepolisian Garland sebelumnya mengatakan yakin mereka mengetahui siapa penyerangnya.

Pelaksana konferensi kartun Nabi Muhammad -sebuah kelompok yang berkantor di New York yang bersikap kritis terhadap Islam- sudah membayar US$10.000 untuk tambahan keamanan walau polisi mengatakan tidak ada ancaman khusus atas konferensi.

Kedua penyerang melepas tembakan di luar tempat berlangsungnya <link type="page"><caption> konferensi tentang kartun Nabi Muhammad</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/05/150504_as" platform="highweb"/></link>, yang antara lain diwarnai dengan lomba menggambar Nabi Muhammad dengan hadiah US$10.000 atau sekitar Rp130 juta.

Banyak umat Islam yang berpendapat menggambar Nabi Muhammad merupakan pelecehan agama Islam.