Arab Saudi usulkan gencatan senjata Yaman

Sumber gambar, AP
Arab Saudi mengusulkan gencatan senjata selama lima hari untuk memungkinkan badan bantuan menyalurkan bantuan ke warga sipil.
Gencatan ini ditempuh setelah serangan udara selama beberapa pekan oleh koalisi pimpinan Arab Saudi dengan sasaran kelompok pemberontak Syiah Houthi.
Namun usulan untuk gencatan senjata itu diajukan Arab Saudi dengan syarat, yaitu pemberontak Houthi harus sepakat untuk meletakkan senjata.
Para pekerja sosial berulang kali memperingatkan bahwa warga sipil Yaman menderita karena semakim memburuknya kondisi di sana.

Sumber gambar, EPA
Banyak penduduk yang menghadapi kekurangan pangan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Usulan gencatan senjata diumumkan setelah pembicaraan antara Raja Salman bin Abdulaziz dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, yang sedang berkunjung ke Arab Saudi, Kamis (07/05).
Sebelum pengumuman prakarsa ini, laporan-laporan menyebutkan terjadi rangkaian serangan udara Arab Saudi atas posisi Houthi di kota Aden, Yaman selatan.
<link type="page"><caption> Arab Saudi menegaskan serangan udara ke Yaman</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150423_saudi_yaman_houthi" platform="highweb"/></link> ditujukan untuk mempertahankan pemerintahan Yaman yang sah dari ancaman pemberontak Houthi, yang dituduh mendapat dukungan dari Iran.
Pemerintah Teheran berulang kali membantah tuduhan tersebut.












