Senegal akan dukung koalisi Saudi di Yaman

Yaman

Sumber gambar, MUHAMMED HUWAIS AFP GETTY IMAGES

Keterangan gambar, Sejumlah serangan udara kembali terjadi di Sana'a Yaman, pada Senin (04/05).

Senegal menyatakan akan mengirim 2.100 tentara untuk mendukung upaya melawan pemberontak Houthi di Yaman yang dipimpin oleh Arab Saudi.

Menteri Luar Negeri Senegal Mankeur Ndiaye mengatakan pengiriman ribuan tentara itu merupakan respon terhadap permintaan Arab Saudi yang memerlukan bantuan pengamanan daerah perbatasan kerajaan itu dengan Yaman.

Sementara itu, menteri luar negeri Arab Saudi mengatakan tengah mempertimbangkan gencatan senjata sementara untuk memungkinkan pengiriman bantuan ke daerah tertentu.

Koalisi yang dipimpin Arab Saudi telah melancarkan serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Yaman yang telah menduduki ibu kota Sanaa.

Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi melarikan diri dari Yemen dan mengumumkan bahwa kampanye yang dibantu Arab Saudi itu bertujuan untuk menempatkanya kembali sebagai kepala negaranya.

Menlu Senegal Ndiaye mengatakan kepada parlemen, koalisi itu “bertujuan melindungi dan mengamankan tempat-tempat suci umat Muslim, Mekkah dan Madinah”, seperti dilaporkan Reuters.

Senegal adalah negara dengan mayoritas penduduk beragama Muslim Sunni dan telah menerima bantuan dari Arab Saudi. Namun pengumuman kerjasama tersebut disambut kritikan di Senegal.

"Arab Saudi dan situs-situs suci Islam tidak terancam. Tidak ada alasan untuk membenarkan intervensi militer oleh Senegal," kata politikus oposisi Modou Diagne.

Koalisi itu termasuk delapan negara Arab, AS, Inggris dan Perancis yang menyediakan dukungan logistik.

PBB menyebutkan lebih dari 1.200 orang telah tewas dan 300.000 mengungsi dalam enam minggu terakhir. PBB berulang kali memperingatkan Yaman menghadapi krisis kemanusiaan yang buruk.

PBB juga mengkritik serangan udara yang terjadi Senin (04/05), di bandara di Sanaa, di kota Hodeida di bagian barat, dan di kota daerah selatan Aden.

"Saya sangat berharap koalisi ini tidak menargetkan bandara internasional Sanaa dan menjaga jalur transportasi yang penting ini - dan semua bandara dan pelabuhan laut lainnya - sehingga lembaga kemanusiaan dapat menjangkau semua warga yang terkena dampak konflik bersenjata di Yaman," kata kordinator bantuan kemanusiaan PBB Johannes Van Der Klaauw.

Sementara itu, pertempuran juga terus berlanjut di dataran antara pemberontak dan sekutu Presiden Yaman Mansour Hadi.