Dua orang polisi ditembak di Ferguson

Seorang demonstran memprotes petugas polisi di luar Kantor Polisi kota Ferguson, Amerika Serikat (11/05/2015), yang terus bergolak sejak penembakan terhadap Michael Brown, Agustus lalu.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Seorang demonstran memprotes petugas polisi di luar Kantor Polisi kota Ferguson, Amerika Serikat (11/05/2015), yang terus bergolak sejak penembakan terhadap Michael Brown, Agustus lalu.

Dua orang polisi ditembak di kota Ferguson, negara bagian Missouri, Amerika Serikat dalam sebuah protes yang terjadi di depan kantor mereka.

Salah satu dari polisi itu ditembak di wajah, sementara yang lainnya terluka di bahu, demikian pernyataan polisi St Louis County, Jon Belmar.

Keduanya mengalami "luka tembak yang amat serius" tetapi masih dalam keadaan sadar.

Penembakan ini terjadi dalam sebuah protes yang terjadi sesudah pengunduran diri Kepala Polisi Ferguson, Thomas Jackson, menyusul sebuah laporan federal yang menuduh kepolisian kota itu dijalankan berdasarkan bias rasial.

Para pemrotes berkumpul di luar markas polisi Ferguson hari Rabu (11/03) waktu setempat. Awalnya protes itu berjalan relatif tenang.

Namun tak lama sesudah tengah malam, setidaknya tiga kali terdengar letusan senjata saat kerumunan pemrotes mulai membubarkan diri, kata Belmar.

Polisi menangkap salah seorang pemrotes yang menuntut tindak lanjut laporan federal tentang bias rasial di kepolisian kota Ferguson

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Polisi menangkap salah seorang pemrotes yang menuntut tindak lanjut laporan federal tentang bias rasial di kepolisian kota Ferguson
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara penembakan terhadap dua orang rekan mereka.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Polisi memeriksa tempat kejadian perkara penembakan terhadap dua orang rekan mereka.

Sengaja ditembak

Ia menduga bahwa, "tembakan ini memang sengaja diarahkan kepada anggota-anggota polisi" ketimbang polisi-polisi itu terkena peluru nyasar.

Salah seorang pemrotes, Keith Rose, menyatakan bahwa ia melihat seorang anggota polisi "berlumuran darah", dan polisi yang lain membawa dan menyeretnya, meninggalkan jejak darah di tanah.

Polisi kemudian menahan para pemrotes di lokasi guna meminta pernyataan mereka.

Para pemrotes itu berkumpul untuk meminta aksi lebih lanjut terhadap laporan federal tersebut, serta lebih banyak pengunduran diri di kepolisian kota itu.

Kepala Polisi Thomas Jackson merupakan polisi keenam yang dipecat atau mengundurkan diri.

Kepolisian kota Ferguson dikritim dengan keras sesudah <link type="page"><caption> penembakan terhadap remaja Michael Brown</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140816_dunia_michaelbrown_penembakan" platform="highweb"/></link> bulan Agustus tahun lalu.