Ukraina tidak terima persyaratan Rusia

ukraina

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Para pemimpin peserta perundingan damai Ukraina di Minsk, Belarusia.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan persyaratan Rusia dalam perundingan yang sedang berjalan di Belarus terkait Ukraina, "tidak bisa diterima".

Dia berbicara kepada sejumlah wartawan di sela-sela perundingan yang melibatkan <link type="page"><caption> Presiden Rusia Vladimir Putin</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/02/150211_obama_putin_ukraina" platform="highweb"/></link>.

Pertemuan empat pihak di Minsk, Belarus, yang juga dihadiri Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Francois Hollande, dimulai Rabu (11/01) malam dan terus berlangsung sampai Kamis (12/01) pagi.

Setelah berunding semalaman selama 14 jam, Poroshenko mengatakan "belum ada berita baik".

Dia mengatakan kepada wartawan bahwa Rusia menetapkan "persyaratan yang saya pandang tidak bisa diterima".

Dia menolak merinci hal tersebut tetapi menambahkan "selalu masih ada harapan" selama perundingan masih berlangsung.

Mereka memusatkan perhatian pada gencatan senjata, penarikan senjata berat dan penciptaan wilayah demiliterisasi.

Sejak konflik berkecamuk di bagian timur Ukraina, ribuan orang tewas. Rusia dituduh mempersenjatai dan memperkuat pemberontak di bagian timur Ukraina. Moskow telah menyangkal tuduhan tersebut.