Pemimpin Boko Haram rilis video

Sumber gambar, AFP
Seorang pria yang mengaku memimpin kelompok milisi Boko Haram mengatakan dalam sebuah video bahwa pejuangnya adalah pelaku serangan di Kota Baga di Nigeria pada awal bulan ini.
Pria bernama Abubakar Shekau itu mengatakan penyerangan yang menewaskan banyak orang tersebut dilakukan, ”sesuai dengan perintah Tuhan kami." Ia mengancam akan adanya penyerangan serupa.
Beberapa sumber melaporkan bahwa sebanyak 2.000 orang tewas dalam <link type="page"><caption> serangan di Baga</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150108_nigeria_baga" platform="highweb"/></link>, namun pemerintah Nigeria membantah hal tersebut dan mengatakan <link type="page"><caption> jumlah warga yang tewas hanya 150 orang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150113_airasia" platform="highweb"/></link>.
"Kami membunuh orang-orang di Baga. Kami memang membunuh mereka, seperti perintah Tuhan kami dalam kitabNya," kata pria yang mengaku sebagai Shekau dalam video berdurasi 35 menit, seperti dikutip oleh kantor berita AFP.
Ia juga menantang aparat keamanan Nigeria dan sekitarnya dengan mengatakan, “Raja-raja Afrika, kalian semua telat. Saya menantang Anda untuk menyerang sekarang. Saya sudah siap.”
Video tersebut menampilkan berbagai macam persenjataan yang diyakini telah diambil dari sebuah pangkalan militer di Kota Doron Baga.
Video itu belum diverifikasi namun para wartawan mengatakan video itu tampak bergaya khas Boko Haram, dengan pemimpin kelompok tersebut memakai seragam tempur dan dikelilingi oleh pejuang bertopeng.

Sumber gambar, AFP
Foto satelit
Boko Haram telah menguasai kota-kota dan desa-desa di bagian timurlaut Nigeria dan juga mulai mengancam negara-negara tetangga.
<link type="page"><caption> Gambar satelit yang dirilis oleh Amnesty International</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150115_nigeria_boko_haram" platform="highweb"/></link> menunjukkan kerusakan yang luas di Baga dan Doron Baga akibat serangan Boko Haram. Sedikitnya 3.700 bangunan rusak atau hancur akibat serangan itu.
Seorang pengusaha dari Baga mengatakan kepada BBC bahwa milisi Boko Haram membunuh orang seperti membunuh binatang. Ia sendiri melarikan diri dari kota Baga bersama dengan sekitar 5.000 orang lainnya.
Ratusan wanita dan anak-anak dilaporkan telah ditawan oleh kelompok tersebut.

Sumber gambar, epa
Negara tetangga
Meningkatnya kekerasan di sana mengkhawatirkan negara-negara tetangga Nigeria, terutama Kamerun.
Laporan terbaru mengatakan adanya bentrokan besar pada Selasa (20/01) malam di Kota Bonderi yang berada ujung utara Kamerun, dekat perbatasan Nigeria.
Boko Haram diyakini telah menculik puluhan orang dalam serangan lintas-perbatasan dekat Kota Mokolo di wilayah ujung utara Kamerun, Minggu (18/01) lalu.
Beberapa dari tahanan kemudian dibebaskan ketika pasukan Kamerun mengejar para penyerang yang melarikan diri ke Nigeria.
Ribuan tentara Kamerun telah dikerahkan ke utara untuk mencoba membendung serangan dan Presiden Chad, Idriss Deby, juga telah mengirimkan pasukan.













