Barat tidak memperhatikan Boko Haram

boko haram

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Konflik di Nigeria menyebabkan paling tidak 1,5 juta orang mengungsi, sementara lebih 2.000 orang tewas tahun lalu.

Uskup Agung Jos, Nigeria tengah, menuduh pihak Barat tidak memperhatikan ancaman kelompok Islam militan, Boko Haram.

Ignatius Kaigama mengatakan dunia seharusnya menunjukkan tekad yang lebih kuat untuk menghentikan gerak maju kelompok itu di Nigeria.

Dia mengatakan masyarakat dunia harus menunjukkan semangat yang sama dalam mengatasi masalah ini sama seperti reaksi terhadap serangan di Prancis.

Peringatannya dikeluarkan setelah 20 orang dibunuh tiga wanita pembom bunuh diri, salah satunya dilaporkan berumur 10 tahun.

Serangan akhir minggu terjadi setelah sejumlah laporan bahwa ratusan orang tewas minggu lalu saat penyerangan Boko Haram terhadap kota Baga di negara bagian Borno.

Uskup agung mengatakan pembantaian yang terjadi disana menunjukkan militer Nigeria tidak dapat mengatasi <link type="page"><caption> Boko Haram</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150111_bom_nigeria" platform="highweb"/></link>.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, mengatakan dirinya sangat mengkhawatirkan sejumlah laporan tentang pembunuhan di Baga dan mengutuk apa yang disebutnya sebagai 'aksi bejat teroris Boko Haram'.

Militer Nigeria mengatakan pihaknya berusaha menguasai kembali kota tersebut tetapi hanya memberikan sedikit rincian tentang operasi tersebut.