Dua kasus penyanderaan 'berdarah' di Prancis berakhir

Tragedi penyanderaan menewaskan tersangka pelaku dan para sandera

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Tragedi penyanderaan menewaskan tersangka pelaku dan para sandera

Polisi Prancis menyerbu dua lokasi penyanderaan di Paris, dan menewaskan tiga pelaku. Pelaku penyanderaan disalah satu lokasi merupakan tersangka pelaku penyerangan kantor majalah Charlie Hebdo.

Dua bersaudara yang menyerang majalah Charlie Hebdo pada Rabu (07/01) lalu <link type="page"><caption> tewas di sebuah gudang di bagian utara Paris</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150109_prancis_tersangka_charliehebdo" platform="highweb"/></link>, di tempat mereka menyandera seseorang.

Dalam insiden kedua, di bagian timur Paris, pasukan anti-terorisme menyerbu supermarket dimana para sandera ditahan oleh seorang pria bersenjata yang dilaporkan memiliki kaitan dengan dua bersaudara tersebut.

Pria bersenjata dan empat orang sandera tewas.

Polisi Prancis yakin para tahanan ini tewas sebelum penyerbuan ke supermarket Hypercasher yang terletak di sekitar Porte de Vincennes, seperti disampaikan jaksa Paris Francois Molins kepada wartawan pada Jumat (09/01) malam.

Dia mengatakan investigasi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian mereka. Empat sandera mengalami luka serius dan 15 orang lainnya dibebaskan dengan selamat. Dua orang petugas polisi terluka dalam insiden tersebut.

Sebuah operasi dilakukan kepolisian setelah penyanderaan berakhir di Dammartin-en-Goele, yang terletak di 35km di bagian utara Paris.

Sebelum tewas, dua orang bersaudara Cherif dan Said Kouachi, keluar dari dalam gedung dan menembaki polisi.

Presiden Prancis Francois Hollande menggambarkan peristiwa itu sebagai sebuah "tragedi bagi bangsa".

Dalam sebuah tayangan televisi, dia berterimakasih terhadap pasukan atas "keberanian (dan) ketangkasan", tetapi dia menambahkan Prancis masih menghadapi ancaman.

"Kita harus tetap waspada. Saya juga meminta Anda untuk bersatu - ini merupakan senjata terbaik kita," kata dia.