Dekrit baru Mesir untuk lindungi fasilitas umum

Sumber gambar, AFP
Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi mengeluarkan dekrit yang memberi wewenang kepada militer untuk melindungi fasilitas umum penting dalam kerja sama dengan polisi.
Juru bicara kepresidenan Alaa Youssef mengatakan bahwa peraturan baru untuk melindungi fasilitas penting seperti pembangkit tenaga listrik, jaringan pipa gas dan ladang minyak.
Para analis mengatakan hal ini bisa mencakup juga universitas, dengan kehadiran tentara terlihat lagi di jalan-jalan serta kemungkinan kembali diberlakukannya pengadilan militer untuk warga sipil.
Pelaku atas serangan apa pun terhadap fasilitas umum akan diadili di mahkamah militer.
Padahal, menurut wartawan BBC di Kairo, mengakhiri pengadilan militer merupakan salah satu tujuan utama pemberontakan tahun 2011 yang berhasil menurunkan mantan presiden saat itu, Hosni Mubarak.
Keluhan juga makin meningkat tentang pembatasan atas kebebasan sipil sejak Presiden Abdul Fattah al-Sisi memegang kekuasaan tahun lalu.
Dekrit ini dikeluarkan setelah meningkatnya serangan yang dilakukan oleh kelompok militan Islam melawan pasukan keamanan dan polisi dan pembunuhan terhadap 30 tentara pada akhir minggu oleh mereka yang dicurigai merupakan militan di bagian utara <link type="page"><caption> Semenanjung Sinai</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141025_mesir_sinai_darurat.shtml" platform="highweb"/></link> di bagian utara.





