Bom di Sinai tewaskan enam polisi Mesir

Sumber gambar, Reuters
Kepolisian Mesir mengatakan enam polisi tewas dalam sebuah serangan di Semenanjung Sinai dan dua lainnya cedera.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan sebuah bom pinggir jalan meledak ketika kendaraan yang membawa polisi itu melewati jalan dari kota El-Arish ke Rafah, di dekat perbatasan dengan Gaza.
Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam serangan terbaru ini, namun dalam satu tahun belakangan, Semenanjung Sinai menjadi 'markas' dari jihad Islam.
Sejak Presiden Mohammed Morsi digulingkan tahun lalu, terjadi serangkaian serangan di kawasan ini atas aparat militer dan polisi.
Dalam beberapa serangan sebelumnya, Ansar Beit al-Maqdis -yang mempunya kaitan dengan al-Qaida- mengaku berada di balik serangan.
Ansar Beit al-Maqdis diyakini dipimpin oleh milisi Bedouin dan beberapa anggotanya tewas maupun ditangkap karena ikut bertarung dengan kelompok pemberontak di Suriah.
Aparat keamanan <link type="page"><caption> Mesir</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/mesir/" platform="highweb"/></link> sudah melancarkan operasi di Sinai bagian utara dan menangkap serta membunuh puluhan anggota kelompok milisi.
Bulan Februari tahun ini, <link type="page"><caption> satu bus yang membawa turis di Semenanjung</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140216_mesir_bomb.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> Sinai diserang bom</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140216_mesir_bomb.shtml" platform="highweb"/></link> pinggir jalan dan menewaskan paling tidak dua turis Korea Selatan serta sopir asal Mesir.









