Perintah penangkapan walikota Iguala, Meksiko

Sumber gambar, AP
Pemerintah Meksiko memerintahkan penangkapan walikota Iguala, tempat hilangnya 43 mahasiswa setelah bentrok dengan polisi bulan lalu.
Jaksa Agung Jesus Murillo Karam mengatakan walikota Jose Luis Abarca memerintahkan operasi kepolisian untuk mencegah para mahawasiwa mengganggu sebuah acara yang digelarnya.
Walikota Abarca dan istrinya, Maria de los Angeles Pineda, dilaporkan bersembunyi. Selain walikota, Kepala Kepolisian, Felipe Flores, juga 'dicari' sebagai individu yang mengatur operasi penculikan mahasiswa.
Saksi mata mengatakan <link type="page"><caption> para mahasiswa yang hilang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141006_meksiko_presiden" platform="highweb"/></link> terakhir kali terlihat dibawa ke dalam mobil polisi setelah pada 26 Septermber, yang juga menewaskan enam orang, pada 26 Septermber itu.
Jaksa juga menuduh istri walikota memiliki hubungan dengan kelompok narkoba, Guerreros Unidos, yang pemimpinnya, Sidronio Casarrubiasa, ditangkap pekan lalu.
Puluhan polisi yang bertugas saat insiden tersebut sudah ditangkap, menyusul laporan bahwa mereka menyerahkan para mahasiswa kepada kelompok narkoba.
Setelah penculikan ditemukan sebua kuburan massal dan pemerintah sempat menduga bahwa jenazah tersebut merupakan mahasiswa yang hilang.

Sumber gambar, AP
Namun <link type="page"><caption> tes DNA memperlihatkan 28 jenazah di kuburan massal</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141015_meksiko_mahasiswa" platform="highweb"/></link> bukan dari kelompok mahasiswa yang hilang.
Ribuan orang -keluarga korban maupun warga biasa- melakukan unjuk rasa untuk <link type="page"><caption> memprotes hilangnya para mahasiswa tersebut. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141009_protes_mahasiswa_meksiko" platform="highweb"/></link>









