Sidang feri Sewol mendengar kesaksian siswa yang selamat

Sumber gambar, AFP
Para siswa yang selamat dari tenggelamnya feri Korea Selatan bulan April lalu mengatakan berulang kali diperintahkan untuk tetap berada di dalam kabin ketika kapal sudah dalam keadaan oleng.
Mereka memberikan kesaksian untuk pertama kalinya dalam <link type="page"><caption> sidang kapten dan para awak feri yang didakwa beragam,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/06/140620_sidang_sewol_korea.shtml" platform="highweb"/></link> mulai dari kelalaian sampai pembunuhan terkait tewasnya 304 orang dalam kecelakaan tersebut.
Salah seorang siswa mengatakan dia dan teman sekelasnya mematuhi perintah sampai pintu kabin sudah berada di atas kepala mereka dan air mulai masuk dari jendela.
"Pintu sudah di atas kepala kami dan dia mengatakan 'kita mengambang ke luar pintu' dan begitulah kami ke luar. Murid lain yang sudah ke luar sebeulm kami, menarik kami," tutur murid tersebut seperti dikutip kantor berita Reuters.
Feri Sewol tenggelam pada 16 April lalu di lepas pantai Pulau Jeju dan sebagian besar yang tewas adalah murid dari satu sekolah yang sedang berada dalam perjalanan bersama sekolahnya.
Pihak penyidik mengatakan feri tersebut -yang sudah diubah secara gelap untuk bisa menampung lebih banyak penumpang dan barang- membawa muatan yang melebihi kapasitas.

Sumber gambar, AFP
Namun jaksa penuntut mengatakan tindakan kapten dan awak -termasuk memerintahkan para penumpang tetap di dalam kabin ketika kapal sudah oleng- menyebabkan jatuhnya lebih banyak korban jiwa.
Pekan lalu, kepolisian Korea Selatan memastikan <link type="page"><caption> jenazah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140722_worldsewol.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> yang ditemukan bulan lalu merupakan jasad Yoo Byung-eun,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140722_worldsewol.shtml" platform="highweb"/></link> pemilik kapal feri Sewol yang menjadi buronan aparat keamanan.
<link type="page"><caption> Yoo menjadi buron</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/06/140611_sewolpemilik.shtml" platform="highweb"/></link> sejak kapal feri Sewol karam karena dituduh meraup keuntungan dengan memuat kargo dan penumpang lebih banyak.









