Dua saudara korban rajam Pakistan ditangkap

Sumber gambar, AFP
Kepolisian Pakistan menangkap dua saudara laki-laki terkait pembunuhan beramai-ramai di depan pengadilan kota Lahore atas saudara perempuan mereka yang sedang mengandung.
<link type="page"><caption> Farzana Parveen</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140527_pakistan_perempuan.shtml" platform="highweb"/></link>, 25, pekan lalu dilempari batu dan diserang dengan tongkat hingga tewas oleh beberapa anggota keluarganya sendiri karena menikah dengan seorang pria yang tidak sesuai dengan keinginan mereka.
Juru bicara polisi Nayab Haider mengatakan dua bersaudara, Ghulam Ali dan Zahid Ali, diciduk di sebuah rumah di Provinsi Punjab menyusul pengejaran intensif selama berhari-hari.
Mereka akan dihadirkan di pengadilan Kamis (05/06).
Polisi juga menangkap orang ketiga yang diduga turut menyerang. Ia mengaku bahwa Farzana Parveen sudah menikah dengannya ketika Parveen menikah dengan pria pilihannya.
Ayah korban langsung ditangkap di tempat kejadian perkara. Pembunuhan itu memicu kemarahan karena tingkat kebrutalannya dan karena munculnya klaim polisi tidak berbuat untuk menolong Parveen, yang sedang mengandung tiga bulan.
Ratusan perempuan di Pakistan dibunuh setiap tahun karena menikah tanpa restu keluarga, suatu tindakan yang dianggap tidak bisa diterima di komunitas yang sangat konservatif.





