Aktivis pro-Rusia kuasai Markas AL di Krimea

crimea

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Personil AL dari Ukraina mulai meninggalkan pangkalan di Sevastopol, Krimea.

Aktivis pro Rusia mengambilalih markas besar Angkatan Laut di Kota Sevastopol, Krimea.

Kepala Angkatan Laut Ukraina Serhiy Hayduk dilaporkan telah ditahan dan bendara Rusia dikibarkan diatas pangkalan. Sementara personil AL Ukraina telah meninggalkan markas mereka.

Sekitar 200 orang, diantaranya membawa senjata, merubuhkan gerbang dan kemudian berunding dengan personil senior Ukraina.

Dalam gambar yang ditampilkan televisi menunjukkan Komandan Armada Laut Hitam Rusia, Aleksandr Vitko memasuki markas.

Pemimpin Krimea telah menandatangani perjanjian dengan Moskow untuk bergabung dalam Federasi Rusia.

Mahkamah konstitusi Rusia juga telah menyetujui perjanjian tersebut.

Diboikot minoritas

Wartawan BBC Richard Galpin di Moskow melaporkan tidak ada keraguan di kalangan parlemen yang memberikan dukungan penuh terhadap pemerintahnya.

Hasil referendum di Krimea yang digelar Minggu lalu, menunjukkan 97% pemilih memilih untuk bergabung dengan Rusia.

Meski demikian, hasil referendum itu dikecam oleh negara-negara Uni Eropa dan AS, dan juga diboikot oleh banyak warga minoritas Ukraina dan Tatar, yang disebut ilegal dan tidak akan diakui.

Media Ukraina melaporkan Menteri Pertahanan Ukraina Ihor Tenyukh dan Wakil Perdana Menteri Vitaly Yarema berkunjung ke Krimea pada Rabu (19/03) untuk berupaya mengurangi ketegangan, tetapi dicegah untuk masuk.

Sekjen PBB Ban Ki-moon akan berkunjung ke wilayah tersebut dan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada Kamis (20/03) dan pemimpin sementara Ukraina di Kiev pada Jumat.