Larangan visa AS terkait krisis Ukraina

Sumber gambar, AFP
Amerika Serikat memberlakukan larangan visa kepada warga Rusia dan Ukraina yang dianggap melanggar integritas teritori Ukraina.
Sanksi lainnya, berupa pembekuan aset di <link type="page"><caption> Amerika Serikat,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/amerika_serikat/" platform="highweb"/></link> juga akan dijatuhkan kepada mereka.
Perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Barack Obama tersebut ditujukan kepada orang-orang yang dianggap berada di belakang masuknya militer Rusia ke Krimea, wilayah Ukraina yang mayoritas warganya berasal dari Rusia.
Menteri Luar Negeri <link type="page"><caption> Rusia,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/rusia/" platform="highweb"/></link> Sergei Lavrov, mengatakan setiap sanksi atas Rusia bersifat 'tidak membangun'.
Lavrov mengatakan hal tersebut di Roma, Italia, saat pertemuan lanjutan dengan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, tentang krisis Ukraina.
Tidak disebutkan nama yang terkena sanksi dan kantor berita AFP mengutip pejabat senior Amerika Serikat yang mengatakan sudah memulai proses untuk memutuskan orang yang akan terkena larangan itu.

Sumber gambar, AFP
Dalam perkembangan lain, anggota parlemen di Krimea sudah meminta Moskow untuk mengizinkan wilayah mereka menjadi bagian dari Federasi Rusia.
Jika permintaan itu diterima Rusia maka warga Krimea akan melakukan referendum pada tanggal 16 Maret walau Perdana Menteri Ukraina, Arseniy Yatsenyuk, menegaskan langkah itu tidak memiliki landasan hukum.
<link type="page"><caption> Pasukan pro-Rusia maupun militer Rusia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/03/140304_ukraina_as.shtml" platform="highweb"/></link> saat ini secara praktis menguasai Krimea selama beberapa hari belakangan sejak presiden Urakina yang pro-Rusia, <link type="page"><caption> Viktor Yanukovych, digulingkan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140203_ukraina_presiden.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> lewat aksi unjuk rasa. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140203_ukraina_presiden.shtml" platform="highweb"/></link>









