Thailand pulangkan pengungsi Rohingya

Sumber gambar, AFP
Pihak berwenang Thailand mengatakan mereka mengirim 1.300 pengungsi etnik Rohingya pulang ke Myanmar.
Sebagian besar dari mereka ditahan di pusat-pusat detensi setelah melarikan diri dari negara mereka dan tiba di Thailand.
Pemulangan etnik Rohingya dilakukan melalui beberapa gelombang antara September hingga November tahun lalu tetapi beritanya baru muncul sekarang.
"Orang-orang itu mengatakan mereka tidak melihat masa depan selama berada dalam tahanan di Thailand sehingga mereka memilih pulang ke Myanmar," kata seorang pejabat kepolisian Pharnu Kerdlarpphon, seperti dikutip kantor berita AP.
Sejumlah organisasi hak asasi manusia mengecam langkah ini dengan alasan pengungsi menghadapi penyiksaan di Myanmar.
Menurut Human Rights Watch, pihak berwenang Thailand tidak transparan dalam proses deportasi dan tidak terbuka mengenai jumlah pencari suaka yang ditahan.
Selama beberapa tahun terakhir terjadi sejumlah kekerasan antara pemeluk Buddha dan minoritas etnik Rohingya Muslim di Myanmar.
Banyak warga Rohingya mencari suaka dan bekerja di negara-negara lain, terutama <link type="page"><caption> di Malaysia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2013/12/131204_foto_malaysia_rohingya.shtml" platform="highweb"/></link>.









